Geundis berdecak dalam hati, mulai kehabisan kesabaran menghadapi Susi yang begitu keras kepala sampai terus diam membisu seperti itu. “Susi, niat kami benar-benar baik loh, kami gak ada niat jahat. Jadi, tolong beritahu kami ada masalah apa antara Manda dan keluarganya?” Tatapan Susi semakin memicing penuh curiga pada Geundis yang entah untuk keberapa kalinya mendesak dia untuk cerita. “Saya udah berjanji sama Manda, masalah di masa lalunya hanya kami berdua yang tahu. Nggak perlu orang lain apalagi orang yang nggak tahu hidup Manda kayak gimana, sekarang sok ingin ikut campur. Sekali lagi, saya nggak mau mengumbar aib sahabat sendiri. Nggak baik, apalagi orangnya udah meninggal. Saya kan tadi udah bersedia mengurus jenazah dan pemakamannya. Sekarang tinggal katakan saja, saya harus gi

