Begitu masuk ke dalam ruang pemandian jenazah, Davin merasakan sekujur tubuhnya merinding karena hawa di dalam begitu dingin dan mencekam. Padahal dia sudah lama bekerja di rumah sakit dan di bagian memandikan jenazah. Bisa dikatakan ruangan yang sedang dia masuki itu merupakan ruang kerjanya setiap hari. Namun, untuk pertama kalinya dia merasa ruangan itu begitu menakutkan padahal dulu dia tak pernah merasakan takut sedikit pun. “Ini gara-gara si Geundis,” gumam Davin dalam hati karena merasa hal-hal mengerikan dia alami semenjak mengenal Geundis dan semenjak gadis itu bekerja bersamanya. “Den, kok malah melamun,” kata Pak Herman sambil menepuk punggung Davin, sangat sukses membuat pria itu terperanjat kaget. Untung saja dia tidak berteriak karena pasti dia akan ditertawakan oleh Pak

