Geundis tak tahu sudah berapa lama dia berada di ruangan itu, dia nyaris tak mengingat apa pun selain ingatan terakhirnya berpusat pada saat dia mencuci tangan di wastafel toilet dan seseorang tiba-tiba membekapnya dari belakang. Geundis perlahan membuka mata karena dia yang sempat kehilangan kesadaran akibat pengaruh obat bius pun kini kembali siuman. Geundis panik bukan main saat mendapati kondisinya sedang terikat pada sebuah kursi. Kedua tangannya diikat ke belakang dan tubuhnya diikat dengan tali sehingga tersambung dengan kursi yang dia duduki membuat gadis malang itu kini tak bisa berkutik maupun melarikan diri. Kedua mata Geundis menelisik sekitar dan dia menyadari dirinya sedang ada di sebuah ruangan menyerupai gudang, karena banyak barang yang sudah tidak digunakan lagi ditumpu

