Epilog

1673 Kata

10 tahun kemudian...   Kevan tak bisa menahan senyum yang sejak tadi ingin muncul di bibirnya, tepatnya setelah ia kembali mendapat hasil negatif saat melakukan tes HIV. Sejujurnya, ia kembali melakukan tes bukan karena ketakutan yang dulu pernah ia rasakan. Toh, istri dan anak-anaknya juga sehat-sehat saja selama ini. Ia hanya penasaran. Tak lebih. Dan sekarang, hidupnya akan terasa semakin tenang. Kevan melajukan mobilnya menuju butik milik ibu mertuanya yang kini sudah beralih ke tangan Namira. Ya, sejak menikah, istrinya itu memang memutuskan untuk bekerja bersama ibunya. Dan sekarang, wanita itu sudah menjadi bos di sana sejak sang ibu memilih untuk istirahat saja di rumah. Namun, Namira tak pernah melupakan kewajiban utamanya sebagai seorang istri dan ibu. Itulah yang membuat Keva

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN