❤●♥●♥●❤ Aruna sedang duduk sendirian di teras kamarnya yang menghadap langsung ke arah pantai, jam sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam. Namun mata gadis itu masih belum menunjukkan tanda-tanda mengantuk sama sekali. Mungkin karena suasana cottage yang menyenangkan atau.... karena hatinya sendiri yang sedang gelisah karena malam ini, mau tidak mau harus tidur dikamar yang sama dengan seorang Gerian Fernanda. Meraup oksigen banyak-banyak, lantas meloloskannya dari celah bibir secara perlahan. Gadis itu mencoba mengusir rasa gugupnya. Kreeekkk..... Aruna menoleh kearah pintu kamarnya yang terbuka. "Kata Velia tadi kamu cari hair dryer, hmm?" Gege muncul dari balik pintu dan mengayunkan satu tangannya yang membawa hair dryer kecil. Sedangkan tangan yang lain membawa paper bag be

