48 ~ Ical Cialan

1361 Kata

❤●♥●♥●❤ Malam itu Ical sudah hampir menyerah untuk membujuk Aruna agar mau keluar kamar. Gadis berambut panjang itu gigih dengan keputusannya bertahan dikamar sejak kemarin pagi, bahkan untuk makan pun harus Ical paksa agar ia mau membuka mulut. Hingga akhirnya Ical memutuskan untuk keluar dari kamar gadis itu menuju ruang makan, dimana Bu Dewi menunggunya. Tepat saat ia sampai di anak tangga paling bawah, Bu Dewi mendekatinya dan mencecarnya dengan banyak pertanyaan, sesuai dugaan pria lemah lembut itu. "Gimana Cal? Nana mau makan kan?" "Kenapa dia belum keluar kamar Cal?" "Apa Nana sakit ya Cal?" "Nana bahas apa sama kamu Cal?" "Kenapa HP nya dimatiin sih Cal?" Mengambil nafas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan, Ical memegang pelan kedua bahu Bu Dewi, mencoba menenangkan ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN