Di sebuah rumah dua lantai, tampak seorang wanita paruh baya terlihat sedang menahan amarahnya. Di sampingnya ada putri bungsunya yang berusaha untuk menenangkannya. Bahkan, tak henti-hentinya perempuan itu terlihat menggerutu. Penyebabnya tak lain karena surat yang baru ia terima dari seorang kurir yang ditunjuk oleh pihak yang berwajib. Surat pemanggilan kedua yang ditujukan untuk Mona, kali ini diantarkan ke alamat rumah Irma, di mana tempat tingga Mona sekarang. Sebelumnya kurir tersebut telah mengantarkan ke alamat rumah Hendrawan. Namun, karena tidak ada anggota keluarga inti yang bisa menerimanya, akhirnya asisten rumah tangga keluarga tersebut memberikan alamat rumah Irma. “Bapak sama Ibu sedang ke luar kota, saya nggak tau Beliau akan pulang kapan, tapi kalau Non Mona sejak me

