Kunjungan Robi

1997 Kata

Hari ini Robi berniat mengunjungi sahabatnya. Lelaki bermata sipit itu tak lupa mampir untuk membeli beberapa camilan dan juga makanan untuk Bara, Sebagai seorang sahabat, tentu dirinya terus mendampingi Bara selama dalam proses persidangan. Dia hanya ingin memberikan dukungannya agar sahabatnya mampu bertahan menghadapi hukumannya. Ia mengakui jika apa yang dilakukan oleh sahabatnya memang tidak bisa dibenarkan. Hukum memang harus ditegakan. Jika sahabatnya memang bersalah, biarkan hukum yang bertindak. Melihat apa yang telah menimpa sahabatnya, tentu ia merasa sangat kasihan. Hatinya juga merasa miris ketika melihat keadaan Bara untuk pertama kalinya di kantor polisi pada waktu itu. Begitu melihat berita penangkapan Bara Samudra, ia pun langsung bergegas menuju ke tempat penahanan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN