Bab 30

1111 Kata
" iya aku masalah sekarang apa yang kau rasakan Aku tidak ingin ada permasalahan yang datang disaat kau lagi jatuh Aku ingin kau selalu ada disini suamimu dan yang lain memang sudah tahu apa yang telah terjadi aku melakukan yang terbaik untuk kalian semua dan untuk menyelesaikan lahan di sini aku berharap penuh disisi lain juga aku berharap Bagaimana menghadapi semua orang yang ingin menghancurkan Kan kau tidak menyadari beberapa kali kau Kehilangan anak itu karena ada yang membenci malah yang menjadi imbasnya kau sekarang Aku ingin menyerahkan kekuatan yang kumiliki ini untuk anak yang ke kandung Jadi aku harap kau bisa menjaga anak itu sampai dia besar dan sayangilah dia dan sayangnya juga apa yang telah dia miliki aku tidak ingin dia hancur Setelah dia mengetahui dia sangat berbeda mesti di situ kalau di paham apa yang membuat dia semakin tidak mengerti menjalani hari-hari mereka aku tidak mau mau masalah itu bisa berjalan lancar begitu saja tanpa memikirkan sesuatu mengetik ini jangan pernah menganggap diri kau tidak berarti disini kau sangat berarti bagi hidup aku dan keluarga ini termasuk anak yang kau kandung lagi jadi Percayalah Apapun Yang Terjadi Kau bisa mengatasinya Sendiri Saja, demi apapun semuanya bisa berjalan tanpa memikirkan sesuatu hal yang bukan untuk kau aku disini berharap penuh tentang kepedulian diri kau sendiri Nando disini juga akan selalu berharap kau akan menjadi orang yang sangat kuat dan menjadi pemimpin di dirimu sendiri." Ucap Klorean. Nando langsung berbicara menambahkan apa yang terjadi, " Iya di sini aku menambahkan memang yang seharusnya kok bisa bertahan demi mendapatkan yang terbaik jika suatu saat nanti permasalahan itu kau hadapi dengan lapang d**a saja tanpa memikirkan sesuatu hal yang bukan an-nur sendiri di sini aku hanya ingin kau bisa mendapatkan hal-hal yang baru setelah perian membantu mempertahankan anak yang berada di kandungan mu itu dia merelakan semua kekuatan agar kau bahagia mau juga dia berharap Klorean datang begitu saja tanpa semester tidak ada yang bisa aku Benitoangkan mendapatkan hal yang terbaik demi mendapatkan kekuatan sendiri Alexia Tenang saja semua permasalahan pasti ada solusi jangan sampai kau beralih kepada menjatuhkan dirimu saja Percayalah kekuatan itu akan bisa diatasi demi mendapatkan yang terbaik itu aku di sini sebagai orang yang bukan seorang yang keluarga inti tetapi di sini aku lebih memahami siapa itu Klorean dan aku tahu kekuatan yang di berikan itu adalah hal yang terbaik untuk dia demi mendapatkan hal itu dia merelakan kau tenang saja Alexia tidak ada yang ingin merugikan kau atau pun menghancurkan hidup kau semata-mata." “Saat ini aku juga tidak paham apa yang sudah terjadi saat ini mengalami apa yang terus berjalan sampai paham akan apa yang sudah terjadi semuanya berjalan menghadapi satu persatu pengalaman menjalani kehidupan yang pasti ada yang terbaik juga dalam melaksanakan permasalahan yang ada juga jangan sampai ada yang bisa di lakukan lagi dalam menghadapi semuanya sendiri.” Ucap Klorean kepada Alexia yang masih terbaring lemah di tempa tidur. Auristella yang merasa ada yang lain di dalam kamar dia berusaha untuk menyusul dan menanyakan kepada Klorean, “Apa yang terjadi? Aku tidak mengerti kenapa kau harus berada di kamar Remon.” “Tidak, aku berusaha untuk ingin memantau semuanya demi mendapatkan yang terbaik saat ini menjalani hari-hari di mana sesuatu harus di laksanakan sedemikian rupa, jangan sampai semuanya bisa berjalan begitu saja, di mana pun hanya satu yang harus aku hadapi saat ini, Alexia akan melahir kan maka aku harus pulang menjaga dia, karena ini akan membahayakan diri nanti.” Ucap Klorean. “Apa? BAGAIMANA BISA!” Ucap Alexia yang sangat terkejut dan berpikir kalau kelahiran ini akan menjadi ancama pada diri mereka berdua. “Iya, kau akan mengalami koma yang sangat lama, jadi aku harus mewanti kan semuanya demi keselamatan kau, anak ini tidak seperti anak yang biasanya, dia lahir dengan ke kuatan yang sangat membuat orang terkejut dan tidak akan berjalan demi kelancaran, saat ini kondisi kau semakin melemah yang terpenting tidak ada yang bisa di lakukan lagi agar mendapatkan yang terbaik juga saat ini. Walau pun kau membuat diri sendiri kuat, sudah terlihat jelas di wajah kau begitu sangat lemah.” Ucap Klorean kepada Alexia. Alexia melihat kaca yang tepa di hadapan lalu dia memandangi wajah dan berkata di dalam hati, “Kenapa wajah aku seperti orang yang sudah tidak berdaya lagi, sampai aku memandangi wajah yang semakin hari semakin dalam saja tanpa berpikir panjang semuanya akan berjalan semestinya, sekuat apa pun aku bertahan pasti akan membuat diri ini semakin berjalan lancar saja demi mendapatkan yang terbaik untuk diri sendiri, jauh di pikiran kalau aku akan bisa selamat jika melahirkan anak yang aku kandung.” “Alexia?” Sapa Remon kepada istri. “Ha, iya Remon ada apa?” “Hm... kau mendengarkan apa yang sudah di katakan oleh Klorean? Dari tadi aku melihat kau melamun saja, tenang kan diri mu aggap saja anak ini akan membawa rezeki kepadamu sampai kapan pun akan berjalan begitu saja menghadapi satu persatu permasalahan yang akan datang saat ini, kau jangan cepat menyerah tidak ada yang bisa kau dapatkan selain melakukan yang terbaik saat ini, jauh di pikiran aku memang kau sekarang berada di sebuah permasalahan yang sangat berat. Di sini aku akan selalu berada di sisi kau sampai kapan pun itu jangan menganggap aku tidak ada sama sekali menjalani setiap permasalahan yang ada juga.” Ucap Remon. “Aku takut dengan ucapan Tuan Klorean kepada aku, saat ini aku sudah berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk diri ini sampai aku bisa mengerti bagaimana mengahadapi orang yang akan membuat celaka diri aku sendiri.” Ucap Alexia. “Sudah lah yang terpenting kau bisa melakukan dengan tenang, memang sebentar masa kehamilanmu tetapi bersyukur apa yang sudah tuhan berikan kepada kau saat ini. Alexia, sampai kapan pun anak itu akan selalu menemani setiap hari mu sendiri, dia tidak akan menyusahkan dirimu sampai besar nanti pasti akan menjadi yang terbaik juga demi segalanya.” Ucap Klorean kepada Alexia yang tertunduk. Air mata Alexia mengalir begitu merasa sampai dia tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi semuanya dengan tenang padahal mereka akan berjalan dengan begitu lancar tanpa memikirkan satu sama lain. Setelah perbincangan mereka Klorean menyuruh Alexia untuk beristirahat sebenar agar dia bisa mengumpul kan tenaga yang bisa membuat diri semakin kuat diri akan berjalan dengan tenang hanya satu yang dia ingin kan untuk selalu di temani oleh Auristella, karena menurut Alexia hanya Auristella yang bisa membuat diri semakin tenang dan selalu terasa damai begitu saja tanpa ada yang bisa mengganggu siapa pun itu. “Nyonya, tetap lah di sini, aku ingin terlelap.” Ucap Alexia kepada Auristella. “Iya aku akan selalu di sini, dan membuat kau tenang, tidur lah! Aku akan menjaga.” Ucap Auristella. “Baiklah.”
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN