“Iya Tuan semoga saja ini bisa terselesaikan juga, aku tidak ingin ada permasalahan yang baru datang begitu saja tanpa memikirkan ke depan bagaimana, aku mengikuti apa yang kau kata kan saja agar permasalahan ini akan selesai. Ini memang sangat tidak wajar ada padahal Remon suami harus uga berperan dalam keadaan Alexia.” Ucap Nando kepada Alexia.
Akhirnya mereka harus menyelesaikan tugas yang berada di kantor terlebih dulu sampai mereka akan menemui Alexia dan berusaha untuk melindunginya sampai kapan pun itu, tidak ada yang bisa di lakukan lagi selain mendapatkan yang terbaik juga untuk Alexia seorang.
Bagaimana kalau Alexia akan terus saja mengeluh begitu saja tanpa berpikir akan menjadi diri ini sendiri akan terus melakukan yang terbaik saat ini, “Ayo kita pulang saja jangan sampai dia akan segera langsung melakukan yang terbaik saja,perasaan aku sudah tidak enak begini kenapa aku juga tidak tahu kenapa apa penyebab nanti dia menjadi kan diri ini sebagaimana semesti nanti soal mereka akan terus saja begini menghadapi yang ada saat ini.”
“Baiklah Tuan, kalau begitu ayo kita pulang saja.”
Akhirnya mereka pulang dan langsung menuju mobil setelah menyelesaikan semuanya di kantor.
Di dalam mobil mereka menceritakan semuanya, Nando yang masih menyetir sampai dia tidak mengetahui apa yang sudah terjadi saat ini tidak ada yang bisa di lakukan lagi menghadapi satu sama lain akan dia hadapi juga tidak ada yang bisa di dasar kan dengan perasaan yang tertentu juga tidak ada yang bisa dia hadap kan satu sama lain sampai detik ini hanya bisa menjalankan apa yang sudah di jalan kan satu sama lain jauh di lubuk hati yang terdalam akan menjadi satu sama lain juga jauh di dalam pikiran juga. “Apa yang kau pikir kan Nando.” tanya Klorean kepada yang terdiam saja tanpa memikir kan apa yang sudah terjadi saat ini.
“Hm... tidak apa-apa aku hanya ingin melakukan yang terbaik saja, aku termenung memikirkan apa yang sudah kau lakukan kepada Alexia itu membuat aku sangat terharu satu hal yang harus aku hadapi sekarang ini adalah kau yang menjadikan yang terbaik untuk itu berjalan dengan lancar tidak ada sedikit pun yang bisa melakukan yang terbaik satu sama lain lagi hanya semuanya lah yang akan berjalan dengan lancar saja tanpa memikirkan hal yang begitu saja saat ini.” Ucap Nando kepada Klorean yang dari tadi kebingungan harus bagaimana menghadapi orang yang ingin menyakiti Alexia.
“Biarkan saja dulu sampai mereka akan paham apa tujuan anak itu akan lahir dengan cepat sekali lagi tidak ada yang bisa di dasar kan dengan semuanya sampai ada yang melakukan hal yang terbaik saat itu.” Ucap Klorean kepada Nando.
Alexia datang untuk pergi ke dapur yang ingin sekali memakan sesuatu tiba-tiba perutnya sakit apa yang membuat dirinya semakin juga tidak tahu disetiap perutnya sedikit nyeri pada perutnya semuanya dirasakan begitu saja tanpa berpikir apapun itu bagaimanapun sudah mempertahankan tapi perutnya semakin sakit berusaha tetapi tidak ada yang dirasakan saat ini demi apapun semuanya bisa berjalan dengan tanpa berpikir lagi berusaha dia untuk tidak membuat satu rumah heboh untuk membantu punya bagaimanapun juga itu telah dilakukan demi mendapatkan yang terbaik padahal dia begitu sangat sakit Sampai detik ini pun dia berusaha untuk menjadi yang terbaik pada diri sendiri kekuatan yang diberikan itu buat Alexia semakin ingin terus bersama tidak dipungkiri lagi bisa terjadi begitu saja kekerasan yang diberikan bisa berjalan hilang tanpa sebab apapun.
Salah satu asisten itu melihat Alexia sedang Memegang perutnya dengan wajah yang sangat kesakitan dengan segera asisten rumah tangga itu datang dan bertanya kepada Alexia dengan wajah yang sangat cemas, "Mbak, kenapa ? Saya panggil Nyonya dulu dan akan di bawa ke rumah sakit."
Alexia menahan tangannya dan dia berkata, "Jangan Bu! Aku tidak apa-apa, jangan merepotkan orang di rumah. aku masih bisa menahannya. Disini aku berharap tidak termasuk Jangan menganggap semua aku bisa melakukannya demi mendapatkan yang terbaik di sini aku juga tidak ingin merepotkanmu Bu Jangan semuanya bisa berjalan kalau kita memberitahu semuanya aku takut jika terjadi apa-apa demi apa pun aku bisa menahan yang sudah terjadi Sampai detik ini hanya satu yang bisa aku inginkan sampai mendapatkan yang terbaik juga aku juga tidak mau ada permasalahan baru sampai membuat hancur yang sudah jadi." Ucap Alexia.
" Baiklah Mbak aku kira nggak bisa dibawa ke rumah sakit saja karena lihat dari perut sangat jelas kalau semuanya sudah siap untuk dia lakukan aku berharap juga sampai saat ini jangan ada permasalahan yang baru datang dan membuat kekacauan dari diri sendiri aku tidak ingin bisa terjadi apa-apa demi apapun semuanya bisa berjalan dengan kekuatan itu jangan sampai dan perhatikan. kalau begitu saya kebelakang dulu ya, hati-hati bu jangan merasa ada yang bisa di lakukan sendiri." ucap Asisten rumah tangga.
Alexia berusaha untuk mendapatkan permasalahan itu menuju permasalahan yang ada tanpa berpikir apapun itu jadi pikiran untuk saat ini demi mendapatkan yang terbaik adalah satu-satunya jalan, dia langsung menuju kamar kepalanya semakin sakit perutnya begitu berdenyut-denyut sampai dia tidak tahu harus berkata apa dia tidak ingin mencari tahu siapa yang akan menolong dia tetapi harus berusaha untuk tegar menghadapi satu per satu permasalahan datang sampai di tidak ingin merepotkan salah satu dari anggota keluarganya dari tadi harus mengurus dia yang begitu sangat lemah. Tidak ada yang bisa dilakukan lagi saya mendapatkan yang terbaik juga jangan sampai ada sesuatu yang diadakan tanpa memikirkan apapun itu aku berharap semuanya bisa melakukan apapun demi mendapatkan yang terbaik jika suatu saat nanti mereka semua akan menjadi salah satu keluarga yang mencintaiku apa adanya. Sesampainya Alexia di kamar Dia berkata dalam hati, " Aku bingung harus berkata apa pada hal semuanya bisa berubah begitu saja tanpa memikirkan apapun tempat lain aku tidak membiarkan sama orang untuk membantuku menurut aku itu hanya merepotkan saja Untung saja perut ini masih bisa dikendalikan aku takut kenapa secepat ini aku akan lahiran padahal waktunya masih lama, tidak disangka semua itu bisa berjalan dengan lancar."
Auristella mencari keberadaan Alexia yang tak ke mana Tadi dia melihatnya tapi dengan kekuatan diri sendiri tulis ia berkata Bagaimana kalau dia harus menghabiskan waktunya sendiri lalu dia berkata kepada asisten tangga, "Bu, apa melihat Alexia?"
"Seperti tadi mbak Alexia sedang di kamar, mungkin lagi tidur Nyonya."
"Kalau begitu terima kasih, aku akan segera menyusul dia di sana." Ucap Auristella sambil berjalan menuju kamar Alexia.