Bab 37

1128 Kata
Lagi hari itu tubuh Alexia semakin lemah dia merasa kenapa atuh Mas makin kurus dan merasa tidak memiliki gairah hidup Dia hanya bisa memasrahkan dirinya Yang Tertinggal hanyalah tulang berbalutkan kulit tetapi perut yang semakin membesar membuat tubuh dia semakin tidak bisa menonton kan kandungan tersebut bagaimanapun permasalahan itu akan bisa berjalan dengan lancar tanpa memikirkan satu sama lain mereka melakukan hal-hal yang baru demi mendapatkan sesuatu yang bisa mereka hadapi memang tidak ada yang bisa mereka jalani tanpa memikirkan kan yang baru tidak satupun orang bertanya dengan perubahan Alexia yang begitu sangat praktis selama beberapa bulan saja padahal dia terlihat sangat sehat dan segar semua orang memandangi dia yang sedang sarapan pagi itu termasuk Klorean begitu merasa bersalah Klorean melakukan hal yang ingin menghancurkan kehidupan Alexia tetapi ini hanya sementara saat kehamilan saja setelah lahiran anak ini akan terus menjaga Alexia dan fisiknya akan kembali lagi tanpa terkecuali dia ingin menghancurkan dirinya sendiri. " Alexia Ayo makan Wa ibu hamil itu harus banyak makan biar nutrisinya tercukupi untuk anaknya jangan pernah menyerah Tetaplah semangat Ingatkan berusaha untuk menjalani hari-harimu sendiri di sini aku akan membantu Apa yang telah kau berikan yang kualami ini itu adalah hal yang biasa pada diri orang yang memiliki anak yang sangat kuat dan melebihi batas justru dari itu harus banyak makan agar tidak ada organ tubuhmu begitu sangat lunglai tidak ada satu persatu permasalahan yang harus mereka hadapi saya mendapatkan yang terbaik juga saat ini hanya satu yang bisa dihadapi melawan semuanya dengan tubuhmu sendiri." Ucap Auristella. " iya Nyonya Terima kasih atas perhatianmu aku akan banyak makan tetapi apa yang terisi itu yang pemakan Emang demi handphone aku makanya sebuah asupan makan yang selama ini aku makan itu sudah bisa rapi semua jadi makanya aku menjadi orang yang sangat lemah sangat tidak kuat mangkanya mukaku pucat Padahal kalau bisa dibilang aku makan banyak dan bernutrisi selama ini tidak pernah ada permasalahan itu demi kebaikan aku akan melakukannya jangan sampai ada orang yang ingin menghancurkan kehidupan kehidupan di sini aku berharap aku pun permasalahan itu bisa Ku hadapi sendiri demi apapun semuanya akan hujan jalan ke jalanan ranjang pun kuhadapi jangan khawatir kan aku yang terpenting aku selamat Jangan Menyerah jika kalian menyerah Aku akan menyerah juga disini karena kalian semangat makanya aku juga harus ikut semangat menghadapinya demi apapun aku lakukan ada kebahagiaan diantara kita tanpa memikirkan Jang hal itu yang pernah berharap ada orang yang ingin menghancurkan kita tidak ada yang bisa aku lakukan selain mendapatkan yang terbaik sekarang aku berharap penuh demi kehidupan kita semua." Ucap Alexia sambil tersenyum. Anggita melihat wajah Alexia yang begitu sangat tegar dibalik ketegaran itu terlihat sangat jelas mata yang cekung dan tulang yang dibungkus hanya dengan kulit saja itu yang dia lihat air mata yang mengalir tiba-tiba dia merasa tidak kuat melihat penderitaan Alexia saat ini sambil tertunduk Dia memegang tangan suaminya agar dia bisa memikirkan satu sama yang lain jauh di pikirannya hari ini semuanya bisa berjalan begitu saja tidak ada yang bisa dilakukan mendapatkan yang terbaik jangan sampai ada permasalahan yang baru datang satu persatu semuanya hilang begitu saja tubuh yang semakin lemah tapi jiwanya yang begitu semangat itu yang di hadapi sekarang Iya sih sambil menggendong anaknya Langsung berdiri dan meninggalkan Alexia yang sedang sarapan semua orang terkejut Apa yang dilakukannya saat itu akhirnya suami dia menyusul ya sih ke kamar lalu dia berkata dengan tenang, "Sayang kau kenapa lari?" Tanya Benito. " aku tidak sanggup melihat Alexia Makanya lebih baik aku sama sekali tidak memandang wajahnya saja aku tidak tega meninggalkan orang seperti Alexia dan aku tidak tega cerita itu begitu sangat kejam tidak satupun orang ingin memaksa dirinya untuk pergi dalam kehidupannya satu sama lain Mereka hadapi bersama jangan sampai ada permasalahan yang baru datang untuk menghadapi satu sama lain memang saat ini semuanya bisa berubah begitu saja tanpa memikirkan hal-hal yang baru tidak ada yang bisa dilakukan Alexia begitu sangat kuat aku belum tentu bisa seperti dia di depan kita semua sehat terus tetapi begitu remuk dan hancur perasaannya saat ini menahan sakit yang diderita dia sudah hampir berbulan-bulan tubuhnya hanya tulang dibalutkan kulit saja apa yang itu tidak bisa tidur memikirkan sampai permasa orang itu akan terjadi saat aku harus pergi menghadapinya memang saat ini Alexia memang sangat kuat." Ucap Anggita yang menangis tersedu-sedu saat menceritakan kepada Benito Apa yang sudah terjadi saat ini. " Iya aku tahu kok begitu sangat merindukan hal-hal akupun keceriaan Alexia tetapi di sini ini hanya sementara tar tidak untuk selamanya dia Derita selama anak itu berada di kandungan semua say Sari dalam tubuh Alexia diserap oleh anak itu termasuk darahnya makanya sebanyak apapun dia makan se nutrisi apapun dia mah penuhi larinya untuk anak itu bukan untuk dirinya sendiri yang menguatkan dia itu hanya anaknya kan dia itu tidak ada dayanya lagi kalau bilang melahirkan seperti manusia yang lain in critical saat itu mungkin Alexia bakalan tumbang dan merasa sangat lemah Dan akhirnya itu kau yang mana yang terbaik ke mana ini juga ya bisa jalan saya kamu dapatkan yang terbaik apakah yang terjadi nggak akan bisa membuat semuanya lancar, Anggita Percayalah Apapun yang terjadi Alexia tidak apa-apa dia baik untuk kedepannya dan untuk dirinya semua dilakukan adalah hal yang sangat membuat permasalahan itu bisa lancar begitu saja Percayalah sebentar lagi penderitaan Alexia akan berakhir setelah anak itu lahir sebentar penting itu kita harus mensyukuri dan memberi semangat kepada dirinya sendiri tanpa berpikir panjang pula hal itu akan dihadapi mereka selamanya." ucap Benito yang menenangkan hati Anggita istrinya yang sangat cemas. Begitu besar perasaan sayang Anggita kepada Alexia tanpa memikirkan apapun hal itu yang dia berikan akan berjalan dengan lancar tanpa harus memBenitoangkan betapa besar yang perasaan itu Alexia yang sedang berada di meja makan pun tertunduk sampai dia merasa tidak percaya diri pada dirinya sendiri saat ini dia merasa sama sekali tidak menarik dan membuat jadi membencinya padahal Anggita masih tidak tega memandang wajah Alexia, Lalu doa berkata dengan wajah yang sangat murung, "Kenapa dia begitu? Padahal semuanya bisa di dasari dengan kepentingan. Apa aku sejijik itu sampai dia harus berkata ingin melakukan saat ini? Aku berusaha untuk bisa menenangkan diriku sendiri tetapi tidak mau melihat lagi enggak saja dia langsung pergi meninggalkan aku Aku juga merasa sedih kenapa dia begitu Padahal aku berusaha untuk tenang Jangan sampai ada permasalahan baru datang untuk aku hadapi satu sama lain semua kekuatan yang kuberikan akan berjalan begitu saja tanpa memikirkan satu sama lain disini aku berharap basic makan terus menyayangi aku tetapi lampunya tidak ya pergi nelpon aku begitu saja tanpa sesuatu yang aku janjikan kepada dia suatu saat aku akan membantu semuanya sampai kapanpun itu bagaimanapun Dia adalah orang yang selalu menemani aku sampai aku melakukan yang terbaik jangan membuat diriku sendiri tidak ada artinya." Ucap Alexia yang merasa sedih.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN