Sandra melangkahkan kakinya keluar kelas, dilihatnya anak kelas lain banyak yang keluar dari dalam kelas, entahlah hari ini yang Sandra tau banyak kelas kosong, ia memutuskan duduk di depan kelas dari pada mendengar kebisingan di dalam kelas. "San." Panggil Rivan. Selalu. Tiap kali bertemu Sandra, kata itu adalah yang pertama di ucapkan Rivan. Tanpa aba-aba Rivan duduk di sebelah cewek yang sedang duduk sendiri itu. Dia bisa merasakan ekspresi kaget yang sedang ada di muka Sandra. "Biasa aja, nggak usah kaget gitu." Ucap Rivan, bibirnya tersenyum. Ada rasa senang dalam d**a Rivan yang tak bisa di artikan. Sandra melirik kesal, kakinya hendak membuat tumpuan untuk beranjak dari tempat ia duduk, namun tangan Rivan sudah ada di pergelangan tangannya. Menahan agar tidak pergi. "Di sini aj

