“Kau tidak sabaran anak muda,” ejek Bram, tapi tidak dihiraukan Jack Bram memberikan isyarat pada anak buahnya yang ada dibelakang untuk mengambilkan sesuatu di dalam bagasi mobilnya. “Bawa kesini” perintahnya “Baik, Tuan” Beberapa saat kemudian, Dengan kode lewat lirikan dan senyum tipis anak buah Bram langsung melemparkan melempar sebuah kotak kayu yang terlihat seperti peti kecil. BRUGG… Lalu, langsung saja bersamaan denfan anak buah Bram, Jack menyerahkan barang tadi kepada Gary. Bram hanya tersenyum kecil melihat Jack langsung menghampiri kotak kayu yang ia lemparkan tadi. Dahi Jack mengkerut, masih terkunci. “Mana kuncinya?” Tanya Jack “Kau hanya meminta kotak kayu itu, tidak dengan kuncinya. Jadi kalau mau kuncinya kau harus bawakan aku barang yang sama, tapi wakili aku t

