Bab 16

1279 Kata

Pukul satu lebih empat puluh lim menit sore Seorang pemuda dengan seragam coklat muda terlihat gagah dan menawan tengah berdiri di sebuah gerbang hitam, rumah Raya. “Assalamualaikum” Tidak lama terdengar sahutan salam dari dalam “Waalaikumsalam” CKLEK… KRIETT… “Wah, Rahmad gagah ya. Pantes loh pakai seragamnya” sanjung Ayuna “Hehe, tante bisa aja. Eh Raya ada, Tante?” tanya Rahmad “Ada, baru pulang dia. Pas banget, masuk yuk duduk dulu, tante panggilin Raya” ajak Ayuna “Siap tante” Beberapa saat kemudian, terdengar langkah kaki mendekat. “Loh, Bang Rahmad udah sampai?” Tanya Raya langsung duduk di kursi depannya “Baru aja, Ray. Ke rumah dulu terus pamit sama Emak mau ke Koramil” “Lah, kok kesini dulu. Gak ke Koramil dulu?” tanya Raya heran “Sama kamu aja Ray, gimana?” tawar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN