"Apa? Jangan gila kamu!" bentak Cahaya dari seberang telepon. Shiera menutup satu matanya dan menjauhkan ponsel dari gendang telinganya. Teriakan Aya yang melengking berpotensi memekakkan telinganya. "Mbak, gak ada jalan lain untuk bisa lepas dari Mas Denis. Kau pilih, aku terus bergantung dengan dia, lalu perasaannya ke aku semakin besar dan mengabaikan istrinya hingga pernikahan mereka hancur atau—" "Tapi gak harus menikah dengan Raja!" "Hanya dia yang bisa terima aku! Dia cinta sama aku, Mbak!" Shiera yakin jika seorang pria sangat mencintai wanita maka semua kekurangan wanita itu tidak akan masalah buatnya. Tetapi sekarang dia bicara dengan Cahaya, sang kakak yang memiliki pengalaman cinta yang pahit. Sampai sekarang dia berpikir seribu kali untuk menjalin hubungan dengan pria lai

