“Di mana?” tanya Sulis ke arah seorang laki-laki berbadan tegap yang duduk di depannya. “Di pojok desa Kalirejo, Kec xxxx, Kab xxxx,” jawab laki-laki itu ketakutan. Sulis menarik napas panjang. Dia tak tahu lokasi desa itu, tapi dari nama kabupaten yang disebutkan oleh laki-laki di depannya, jaraknya minimal 5 jam perjalanan dari Banyuanteng. Lina dan Dita yang duduk di sebelah Sulis saling bertatapan mata. Dita berdiri lalu mengatakan sesuatu kepada dua orang polisi yang menemani mereka bertiga saat ini. Setelah itu, kedua polisi itu mendekati laki-laki yang duduk di depan Sulis dan membawanya pergi. “Kita dapat pengakuannya. Dengan ini kita bisa proses. Kamu ingin menunggu polisi untuk mencari tubuh korban di desa Kalirejo atau…” Dita tak melanjutkan kata-katanya. “Aku ingin pergi k
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


