Bagian Empat puluh

652 Kata

"Derin!" "Ibu.." Arne tersenyum dengan lebar ketika seorang anak laki-laki berlari menghampiri nya. Arne langsung merendahkan badannya untuk mendekap anak laki-laki itu. "Ibu.. Derin tadi bermain di ruangan ayah." Ucap anak yang bernama Derin itu. "Benarkah? Untuk apa Derin ke sana?" Tanya Arne lagi. "Kata ayah, Ayah pertama kali bertemu ibu di sana. Jadi Derin juga harus ke sana tiap hari. Biar bisa ketemu wanita seperti ibu." Ucap Derin dengan polosnya. Arne tersenyum mendengar perkataan dari Derin. Dia sangat yakin jika Darian lah yang mengajarkan Derin mengatakan hal tersebut. "Anak ibu sudah besar.." "Tentu saja. Derin harus besar. Biar jaga ibu." "Iya sayang.." Arne merasa tidak pernah bosan bermain bersama Derin. "Ayah!" Panggil Derin. Derin langsung melepaskan

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN