Nadin keluar dari mobil tanpa menghiraukan permintaan maaf Rega. Biarlah Rega pulang dengan rasa bersalahnya. Rega bukan bertanya, melainkan mempertanyakan. Mungkin pikir Rega Nadin tidak memberikan apa yang ia mau, tapi pada Putra ia memberikannya. Karena Rega hanya melihat bagaimana sifat Putra. Seandainya Rega tahu alasan yang mendasari Putra berselingkuh darinya adalah karena hal itu, mungkin Rega akan menyesal dengan pertanyaannya. Sebenarnya yang membuat Nadin kecewa bukanlah dari pertanyaannya, tapi dari cara Rega menyampaikannya. Dimana seolah-olah Nadin benar-benar wanita munafik yang tidak mau disentuh olehnya hanya karena ingin dipandang baik. Rega yang beberapa kali menghembuskan napas seakan mengeluarkan beban berat. Rega yang sampai mengucapkan istighfar karena pikirannya

