Sama Saja

1673 Kata

"Medina!" teriak Mega kesal dengan apa yang dilakukan Nadin padanya. Siyal sekali memang dia, bagaimana jika dirinya mati? Apakah dia Rela? Nadin terkikik geli di kamar mandi, membiarkan Mega berteriak dengan kesal melebihi gorila yang sedang marah. Sampai suaranya tidak lagi terdengar, dan Nadin lebih memilih memejamkan matanya dengan tubuh yang dipenuhi busa. Menikmati pijatan alami dari air hangat yang menyentuh kulitnya. Mega pasti sedang merencanakan sesuatu untuk membalasnya, maka dari itu Nadin butuh ketenangan untuk menyiapkan tenaga jika ingin melawan Mega. *** Mega keluar kamar dengan kesal karena perbuatan Nadin, hidungnya sampai merah karena tertimpa bantal, rambutnya juga acak-acakan karena b*****h satu itu. Mega akan melaporkan perbuatan Nadin pada Ibu Polda, alias Poli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN