"Swedia?" tanya Rich. Pagi buta, Rich terdengar sedang berbicara dengan seseorang dari seberang. Tangan kanannya menempelkan ponsel pada telinga, sedang tangan kiri memijat pangkal hidungnya. Sesekali tangan itu turun ke pinggang, lalu menyugar rambut yang belum disisir rapi. Handuk masih melilit tubuh bagian bawah Rich. Kiranya, Rich baru saja selesai mandi. Terbukti dari tetes air yang turun menganak sungai di bagian punggung. Kalau Feyra menimbang, sepertinya telepon itu sangat penting. Rich sampai rela mendahulukan berbicara dengan seseorang di sana dan mengesampingkan tubuh basahnya. "Kamu yakin ini semua bener?" "Berarti sejak 8 tahun lalu udah di Swedia dong? Atau jangan-jangan 8 tahun lebih?" Feyra tak tahu lelaki itu sedang membicarakan apa. Dia hanya bisa mendengar pertan

