Arini kehilangan keberadaan Asep dan Saka, "Kemana anak bedua itu?" Tanya Arini bermonolog sendiri, "Eunghhh~" lenguhan Ariska mengalihkan perhatian Arini, "Riska, kamu teh udah bangun, Hayuk kamu makan dulu ya, kamu teh belum makan," ucap Arini ketika melihat Ariska yang telah membuka matanya. Ariska yang memang merasa lapar hanya bisa menurut, "Awww sakiit," rintih nya , Arini langsung sigap membopong Ariska berjalan menuju dapur, dengan sedikit tertatih-tatih Ariska berjalan, dan akhirnya telah sampai di dapur. Sesampainya di dapur Arini dan Ariska di kagetkan suara bising dari pintu menuju lorong , Brak! Brak! Brak! Pintu menuju lorong di gedor kuat dari dalam membuat Arini dan Ariska kaget, "Naon itu teh?" Pintu itu terus di gedor tanpa henti, sedangkan Ariska wajahnya puc

