Rajendra menghentikan mobilnya di lobby, " Ayo." ujarnya saat pintu terbuka. Agastya menghembuskan nafas, tersenum pada petugas yang membukakan pintu untuknya ," Terima kasih." Rajendra membiarkan petugas valet membawa mobilnya ," Ayo." diraihnya tangan Agastya, mengeratkannya ketika gadis itu berusaha menarik tangannya ," Apa sih ?" " Kamu yang apaan ? Emang mau nyebrang pake gandengan segala." Rajendra nyengir ," Masa kalah sama truk." Agastya memutar bola matanya jengah ," Receh." Rajendra tertawa, membawa Agastya ke cafe langganannya ," Sore, mbak ..." Petugas berseragam itu tersenyum lebar mengenali Rajendra ," Reservasi di tempat biasa kak Jendra. Mari ." ujarnya mendahului masuk dan menuju salah satu sudut yang tenang walaupun tidak terlalu tertutup. " Thanks, nanti ada bebe

