Bawa Dalam Doa

511 Kata
“ Ini pas aku bikin klip dua bulan yang lalu. Pas off aku hunting foto upacara tradisional, disitu aku ketemu dia.” Dipejamkannya mata ... dan semua kembali terpampang jelas ,” Dia motret di depan aku, satu anak tangga dibawah, dan rambutnya nyangkut di jam ama jaket aku.” Rajendra menatap Ken ,” Berdekatan dengannya aku merasa ... pulang.” “ Pulang ?” Rajendra mengangguk ,” Ke tempat seharusnya aku berada. Aku merasa nyaman, utuh, dan lengkap ... semua begitu pas seakan diciptakan khusus ... so customized.” Ken gagal tertawa melihat kesungguhan sahabatnya. Rajendra bukan sosok yang mudah jatuh cinta, kendati beberapa kali ia menjalin hubungan yang pada akhirnya kandas tanpa meninggalkan luka serius. Lelaki disampingnya ini juga bukan sosok yang mudah dipuaskan dalam segala hal ... ia begitu perfeksionis, detail dan baginya tidak ada yang instan.... Rajendra sangat percaya pada proses. Dan sekarang semua terpatahkan oleh seseorang, yang bahkan tak dikenalnya. “ Aku Cuma tau namanya Tya ... dan ada ratusan nama yang aku temukan disini ...” digoyangnya ponsel ,” dan masih ada jutaan lagi.” Dihembuskannya nafas “ Aku sempat minta dia DM ... sebelum dia kabur pas ada rombongan yang minta foto bareng.” Ken bersandar di bahu Jendra mendengar nada putus asa dalam suara berat itu. “ Kamu pernah bilang tentang kekuatan doa khan Ken ... yang kamu yakini jadi jawaban terbaik waktu kamu putuskan menerima Joey.” “ Ya ... dan hampir semua keputusan besar dalam hidup aku, saat otak, hati dan keadaan sudah gak sanggup lagi memberi keyakinan ... aku kembalikan sama yang punya hidup. Dan aku yakin itu jawaban yang terbaik ... its worked for me.” “ Dan dalam sebulan ini aku udah berkali kali berdoa ... Aku udah pertanyakan semua perasaanku. “ “ Dan ....” “ Aku yakin dia jadi bagian dari hidupku ke depannya. Tapi gimana caranya ....” Ken menatap sahabatnya ,” Coba pasrahkan untuk jalannya Jen .... kalau memang jawaban doa kamu seperti itu, pasti akan ada jalannya.” Rajendra tersenyum tipis ,” Bahkan mama juga merasakan jawaban yang sama ... tinggal aku berserah pintu mana yang bakal terbuka buat aku.” “ Mama ?” Rajendra tertawa malu, “ Mama pun bertanya lewat doanya, ngelihat aku galau pada sosok misterius itu.” Ken tercenung .... mengingat bagaimana ia memohon pada orang tuanya untuk membantu berdoa memilih jalan yang terbaik baginya. Menerima Joey bukan hal yang mudah, kendati lelaki itu begitu mudah dicintai dengan segala kebaikan dan ketulusannya. Kegagalannya bersama ayah dari putra semata wayangnya bukan sesuatu yang mudah dilupakan, walaupun sudah dimaafkan. Dan kini Rajendra sampai melakukan hal yang sama ... kelihatannya mereka berdua berada dalam titik yang sama diwaktu yang hampir bersamaan ,” Aku bantu dengan doa kali ini.” Rajendra tersenyum, memeluk perempuan disampingnya ... mengangkat kepala saat pintu ruang ganti mereka diketuk ,” Ya ...” “ Lima menit lagi” Rajendra dan Ken mengacungkan jempol, berdiri dan bersiap ke belakang panggung ... kembali menjadi milik publik yang harus meninggalkan semua keresahan sejenak.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN