Hening, semua tampak fokus pada setiap lembar yang harus di isi. Ujian Nasional kali ini terlihat damai walau sesekali masih saja ada yang bandel membawa kunci jawaban. Jayden tampak serius, baginya melihat kunci jawaban itu percuma. Dua pengawas tidak bisa diam, tidak ada waktu untuk melirik atau menyontek. Jayden melirik Zela yang tampak serius dan sesekali kepusingan, senyum tipis terbit sekilas sebelum kembali fokus pada kertas ujian. Waktu berlalu, Suara bel tanda waktu habis membuat semua mendesah lega sekaligus gelisah dengan jawaban yang di bubuhkan, apakah sudah benar atau salah. Jayden menyimpan peralatan tulisnya lalu berjalan menuju meja Zela yang terhalang satu barisan di sampingnya. Zela tampak kacau, wajahnya terus bersembunyi di kedua lipatan tangannya di atas meja.

