Suasana di dalam mobil terasa semakin panas karena mesin dan pendingin udara sudah dimatikan, tapi tak satu pun di antara mereka yang ingin menarik diri. Keduanya sama-sama masih ingin saling menempel, menyentuh, serta merasakan satu sama lain. Lengan Calandra memeluk Darrel semakin erat saat laki-laki itu memajukan tubuh dan mendorong Calandra untuk bersandar ke jok mobil. Mata keduanya terpejam, sementara pikiran mereka tertuju pada satu sama lain. Jika ciuman sebelumnya membuat Calandra merasa ada banyak kembang api yang meledak-ledak di sekitar mereka, maka ciuman kali ini seperti membuatnya seakan terbang ke langit dengan hujan meteor mengitari mereka. Ia berpegangan erat pada Darrel, takut jika melepaskannya akan membuat dirinya terjatuh kembali ke bumi. Sementara Darrel sendiri

