Darrel merasakan sesuatu tengah merayap di pahanya. Sesuatu itu rasanya seperti hilang-timbul, tapi membuat ia penasaran. Karena rasa ingin tahunya yang besar, Darrel pun akhirnya membuka mata. Saat Darrel membuka mata, ia menemukan Calandra tengah berjongkok di dekatnya. Ekspresi gadis itu tampak sangat terkejut saat mendapati Darrel yang kini tengah memandanginya. “Kamu ngapain?” tanya Darrel sambil tersenyum. Wajahnya masih tampak mengantuk, tapi senyum usil di bibirnya sudah terukir maksimal. “Mau grepe-grepe aku ya?” “Di mana kamu simpan kun—KYAAAA!” Darrel tiba-tiba menarik tubuh Calandra ke arahnya dan membuat gadis itu seketika jatuh ke atas tubuhnya. “Jangan grepe-grepe pas aku lagi tidur dong, Yang,” ujar Darrel sambil memeluk tubuh Calandra. “Lepasin!” Calandra meronta dan

