Chapter 8

2024 Kata

BAB 8 HADIAH Jiwa berontak mendengar kata istri darinya. Apakah layak diri ini menyandang gelar itu? Bukankah aku tak dibutuhkan sebagai istri? Bukankah ada mantan akan menjadi istri seutuhnya? ----- "Caca senang, deh, hari ini jalan-jalan ma Om Tio." Bidadari cantik itu menyeruput ice cream, sedang tangan sebelah mengeluarkan plastik penuh makanan. "Oh, ya!" jawabku tetap fokus menyetir menuju rumah, sesekali menanggapi celotehannya, Caca seperti telah lupa dengan Mas Reza tadi siang. "Ayah, udah pulang …." Caca berteriak sambil melompat turun, setelah mobil berhenti, saat melihat pagar terbuka dan roda empat Mas Reza terpakir. Halaman rumah Oma ini memang luas. Tumben Mas Reza keluar kota hanya semalam? Ini juga pulang tanpa ada pemberitahuan? Entah kenapa sesak ini muncul lagi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN