Chapter 29

1134 Kata

BAB 30 MEMAKSA OM DANAR POV CACA Aku masih sempat melihat mamah mengusap mata dengan punggung tangan, sebelum benar-benar hilang di balik gerbang. "Bagaimana perasaanmu, Hauroh?" Ustazah Irfah memecah kesunyian setelah membiarkan aku terpekur sendiri. Sementara Tasnim dan Ustaz Hanafi, tak terlihat lagi. Tak tahu menjawab apa, pandangan kosong ke depan. Di sisi batin, yang kulakukan ini salah, sementara sisi lainnya mengatakan benar. Ah, apakah perasaan dulu mulai tergugah? "Apabila yang kita lakukan itu benar, maka hati akan puas. Namun, jika kelakuan salah, rasa hampalah yang mendominasi. Itulah jiwa-jiwa yang hatinya condong kebenaran." Ustazah Irfa ikut duduk melantai di sisiku. "Seorang ibu tak akan pernah berdosa pada anaknya melainkan pada Allah. Beda dengan seorang anak, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN