Chapter 32

1384 Kata

BAB 33 FAKTA BARU POV DANAR Aku meninggalkan zona dag dig dug saat mendengar ketukan, Pak Surya berdiri di depan pintu utama dengan menenteng ransel, entah dari mana beliau tahu alamat rumahku. Setelah mempersilakan masuk dan duduk, lelaki berpakaian rapi itu mencegah saat aku hendak memanggil Hauroh. "Aku mewakili Ibu Rita, atas semua yang terjadi. Beliau hanya menginginkan putrinya aman sebelum pergi." Pak Surya menatapku bersalah. "Kalau tak ingin melanjutkan pernikahan ini, kami sangat mengerti posisi Mas Danar." Aku mengernyit mencerna kalimat lelaki umur jelang setengah abad itu. "Selain yang Mas lihat tadi di rumah duka, Hauroh masih berstatus anak sekolah, besok simulasi pra ujian nasional." Pak Surya memperlihatkan nama dan alamat sebuah pondok pesantren di ponselnya. "Sebe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN