20. Pisah Kamar

2526 Kata

Semalam Ardhito tidur di atas sofa, itu karena dirinya tidak mau satu ranjang dengan Angger. Selain ia tahu kalau wanita itu suka bertingkah macam-macam dan nekat, Ardhito tidak mau memiliki kedekatan dengan wanita itu meskipun masih ada sekat yaitu bantal guling di antara mereka. Ia biarkan saja punggungnya yang terasa sakit karena tidur di atas sofa yang bahkan tak bisa menampung tubuhnya yang tinggi itu. Itu lebih baik ketimbang ia harus seranjang dengan Angger, Angger yang masih kesal karena Ardhito menghinanya pun membiarkan saja pria itu tidur di sana. Ia sudah tahu kalau Ardhito tidak nyaman tidur di sana dan sebagai seorang istri yang ingin memberi suaminya pelajaran, maka ia biarkan saja Ardhito berada di sana. Namun, Angger kembali berpikir, kalau ia hari ini marah pada Ardhito

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN