25. Cantik-cantik Centil

1308 Kata

Wajahnya cemberut ketika melihat kedekatan antara Ardhito dan Mega, kedua orang itu sibuk dengan obrolan yang sama sekali tak Angger mengerti. Keberadaannya di sini seakan tak dianggap oleh dua orang itu dan Angger tak dapat berbuat apa-apa karena ia tidak mungkin juga mengganggu mereka yang sedang mengobrol tentang pekerjaan. Ditambah di sini juga ada Suster Wulan yang tengah memeriksa data pasien, ia tidak mau dicap sebagai istri yang terlalu posesif oleh orang lain. Angger tertawa, sejak kapan ia peduli terhadap perkataan orang lain? Tetapi semenjak menjadi istri Ardhito, jelas saja ia harus peduli karena Ardhito pasti akan marah jika sampai ia berlaku semena-mena. "Jadi begitu ya? Terima kasih, Ardhito, kamu benar-benar sangat membantuku," ujar Mega setelah ia mendapatkan jawaban ata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN