Bab 16

1329 Kata

Ketika dirinya membuka pintu kamar mandi, Adara langsung dikejutkan dengan pemandangan di mana Keano yang menangis histeris, Rafa yang tampak khawatir tanpa memedulikan jika dirinya hanya mengenakan boxer super ketat, dan Anna yang tampak tidak sadarkan diri. Adara yang sudah berpakaian lengkap dengan rambut basahnya yang dibalut handuk, buru-buru mendekat, detik itu jelas sekali bahwa ekspresi Adara menunjukkan kekhawatiran. Adara langsung mendekap Keano yang terisak seraya mengguncangkan lengan adik dari ayahnya tersebut. Anak itu belum tahu apa-apa, tapi melihat sang bibi yang tiba-tiba tidak sadarkan diri dan tidak kunjung bangun meski hampir tiga puluh menit berlalu, jelas saja membuat Keano ketakutan. Adara mendesah lirih, bagaimana bisa ia tidak mendengar tangisan dari anak tiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN