Bab 14

1679 Kata

Rafa tersenyum menyambut paginya kali itu. Ia sekarang sudah benar-benar menjadi suami Adara. Mata lelaki itu tampak fokus menatap sang istri yang masih setia dengan alam bawah sadarnya, barangkali masih berada di dunia mimpi yang begitu indah. Rafa semakin melebarkan senyumnya menyadari tubuh mereka yang tanpa dibalut sehelai benang pun itu, masih menempel. Rafa memeluk erat pinggang Adara, sementara tangan Adara melingkari tubuhnya, wanita itu juga menyandarkan kepalanya pada d**a Rafa, Rafa bebas menghirup aroma rambut Adara yang mengeluarkan aroma khas vanila. Dokter kandungan berparas tampan itu merasa heran dengan debaran di hatinya yang terasa tidak menentu, Rafa tidak tahu bahwa yang ia dan Adara lakukan semalam bisa berakibat sekuat itu pada hatinya. Rafa merasa amat-sangat baha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN