Selamat membaca! "Kok lu bisa secepat itu buat deket sama orangtua gua? Bahkan sama abang gua?" tanya Zeo yang sesekali menoleh pada Geo. "Orang ganteng dong, bebas." Jawabnya membuat Zeo sangat-sangat muak. Zeo memutar mata indahnya, ia malas mendengar Geo terus memuji dirinya. Dasar, padahal baru beberapa kali ke rumah dan pertama kali bertemu papanya Zeo namun bisa membuat keluarga kecil Zeo hangat padanya. Bahkan sangat wellcome! Zeo menoleh pada Geo dan menatapnya dengan tajam. "Lu pakai pelet, ya?" tanya Zeo membuat Geo seketika tertawa lepas. "Iya nih, manjur bener 'kan?" tanya Geo kembali membuat Zeo membelalakkan matanya lebar-lebar. Setelah itu Zeo memukul lengan Geo, "Gua nanya beneran tauk!" "Bercanda ih, mukul terus sampai kita satu rumah." "Astagfirullah Geo!" "Kok

