Joycelline melihat Queen yang berlari dengan tergopoh-gopoh, sembari mengatur nafasnya yang memburu an tersengal-sengal, Queen menggenggam kedua bahu Joycelline dengan erat. ‘’Ada apa, Kak?’’ tanya Joycelline sembari tertawa karena melihat wajah Queen yang memerah dan ketakutan, wajah Queen sekarang terlihat seperti orang bodoh di mata Joycelline. Kurang ajar memang! ‘’Robert gila, dia akan melepaskan para singanya,’’ jawab Queen dengan terbata, karena nafasnya yang masih tersengal-sengal. Joycelline justru semakin keras tertawa. ‘’Kenapa Kakak berpikir jika Kak Robert akan melepaskan Spike dan Nala?’’ tanya Joycelline dengan tawanya. ‘’Robert keluar dengan santainya sembari membuka kandang dengan lebar, bagaimana jika para singa itu ikut keluar bersamanya. Dia sangat gila, apa lagi aku

