Joycelline dan Robert masih mempertahankan kebungkaman mereka. Robert tetap fokus pada tablet yang di genggamnya, sedangkan Joycelline menatap jalanan dengan pandangan kosong. ‘’Apakah anda akan menemui Tuan Dareen sekarang, atau anda ingin mengantarkan Nona Joycelline terlebih dahulu?’’ tanya David dari balik kemudi pada Robert. Robert mengangkat wajahnya untuk menatap adiknya sekilas. ‘’Kita pulang terlebih dulu,’’ jawab Robert dengan singkat, lalu kembali fokus pada tabletnya. ‘’Apa yang kalian sembunyikan dariku?’’ ucap Robert tiba-tiba tanpa mengalihkan pandangan mata pada tabletnya. David melirik Robert sejenak lewat kaca dashboard di atasnya, dan dirinya mengerti jika Robert tidak sedang berbicara padanya. David dengan sigap langsung memasang earphone di telinganya. Ini merupakan

