CHAPTER 18

797 Kata

Bram sudah berada di dalam ruangan kantornya. Bram meraih handphone nya dan mulai menekan nomer Pritty. " Pagi sayang. Kamu lagi ngapain ? " Kata Bram mesra " Pagi mas. Tumben telpon mas. Mas sudah dikantor ? " " Sudah dong sayang. Ini lagi duduk sambil menatap indahnya langit dipagi hari sambil membayangkan calom istriku yang cantik. " " Mas dari mana sih kok ngelantur bicaranya. Mas audah sarapan belum ? " " Kok bilang begitu sih, enggak suka di sayang ? Mas sudah sarapan tadi di rumah mama. " " Mas dari rumah mama ? Pagi sekali mas. Gimana mama sudah sembuh ? " " Iya tadi mampir kerumah mama dulu bawain bubur ayam. Kan dari kemarin mas sibuk terus. Mama sudah sehat ko tadi mama sudah jalan jalan keluar. " " Puji Tuhan,mas. " " Kamu enggak tanya mama bilang apa ? " " Memangnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN