" Sini La biar aku bantu. " kata Andra langsung mengambil barang bawaannya di tangan Lola. begitu juga Ivan juga membantunya dan membawanya ke dalam villa. sedangkan Sisil masih terpaku dengan pria yang di taksirnya dan menata detak jantungnya yang bergetar. dengan pelan dia berjalan menuju Villa sambil mengambil nafas pendek agar saat berhadapan dengan Ivan, dirinya tidak gugup dan salah tingkah. " eh ada lagi ? sini saya bantu ? " kata Ivan saat melihat Sisil yang sedang duduk di depan Villa dengan barang - barangnya. Sisil spontan terkejut jantungnya bedetak kencang. dan hanya bengong memandang Ivan saat di ajak bicara Ivan. " Sil ! ngapain kamu bengong di situ ? " tanya Andra yang tahu maksud Sisil " Ha ? capek jadi aku duduk. " kata Sisil beralasan " Enggak tahu dari sejak dari

