Bibir Anna tidak ada hentinya untuk menebar senyum. Kedua tangannya memeluk pinggang Samuel dari samping. Merapatkan dirinya lebih dekat dengan seseorang yang selalu membuatnya tersenyum. Saat ini, Samuel dan Anna sedang berada di atas kapal yang berlayar di laut. Hembusan angin laut yang menerpa, mampu menerbangkan rambut Anna yang sengaja digerai bebas. Anna mendongak. Tersenyum lebar sambil menelisik wajah Samuel dari jarak yang begitu dekat. Laki-laki itu mempunyai fisik yang nyaris sempurna. Samuel memiliki bulu mata yang panjang dan lentik. Hidung mancung dengan garis rahang tegas. Sangat tampan. Dan semua orang mengakui nya. Tiba-tiba Anna teringat pada satu kejadian di mana saat itulah pertama kalinya mereka jumpa. PROK! PROK! PROK! Suara tepukan tangan yang terdengar dari sa

