Chapter 41 - Dua Rasa Yang Berlawanan

2260 Kata

Suara gelak tawa terdengar di ruang tengah rumah besar tersebut. Di mana semua orang saat ini tengah berkumpul di sana. Anna sendiri sudah tidak canggung lagi berada di tengah-tengah keluarga besar Samuel. Bahkan ia juga sering menyahut dalam obrolan tersebut. "Nanti kalau A Samuel sama Teh Anna nikah, pokoknya Wening harus dapetin buket bunga nya. Biar cepet di lamar sama A Galang," ujar Windy. Gadis seusia Safira yang juga merupakan sepupu Samuel. "Emang nya, kalau dapat buket bunga dari pengantin bisa cepet nyusul nikah?" tanya Safira, menimpali. "Ya nggak atuh. Itu mah cuma mitos aja. Tapi gak apa-apa, buat hiburan semata. Kalau masalah jodoh kan sudah ada yang ngatur atuh. Kalau jodoh nya memang sudah dekat, pasti cepat di lamar walaupun gak dapat buket bunga dari pengantin," sahut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN