Revan sempat memaki kecil sebelum menyapa orang itu. Dia tidak menyangka kalau pria itu bisa sampai berada di depan rumahnya. "Ngapain?" tanya Revan pada pria yang saat ini telah berdiri dari duduknya. "Lo pasti tau kenapa gue ada di sini, Rev," balas pria di depannya dengan suara yang sedikit berbeda dari biasanya. "Biar gue tebak, lo kabur dari rumah sakit, kan?" terka Revan yang sepertinya memang benar. "Gak masalah. Gue ke sini mau tau di mana dia, dan gue harap lo gak nutupin hal itu," ucap Evan berharap penuh dari kakak dari gadis yang masih dia anggap kekasihnya itu. Revan bersedekap. Padahal dia sudah sangat kelelahan ingin segera mandi dan merebahkan diri ke ranjangnya yang empuk. Namun, sepertinya semua itu harus menunggu sampai dia benar-benar bisa mengusir pria ini da

