Tanpa pikir panjang Revan membawa Sara langsung ke mobilnya. Di dalam mobil Sara mulai menunjukan tanda-tanda seksualnya pada pria itu. Revan kewalahan menghadapi cumbuan-cumbuan dari gadis yang belum dia ketahui namanya itu. "Please sentuh aku ..." Sara mengiba pada pria di sebelahnya, tangan gadis itu pun mulai membuka blazer yang dikenakannya dan meremas buah dadanya sendiri, membuat Revan frustrasi. "Rumah kamu di mana, biar aku antar pulang." Revan mengalihkan ucapan gadis itu. Jantung pria itu sudah kebat-kebit menghadapi sikap agresif gadis di sebelahnya. "Kita ke hotel aja, jangan ke rumah. Please." Kembali Sara memohon sambil menggelengkan kepalanya kuat-kuat. Dia sudah tidak sabar menginginkan pria itu. "s**t!" Revan mengumpat dalam hati. Cobaan macam apa ini? Revan bert

