Keesokan paginya suasana di rumah sakit bagi keluarga Widjaya sudah kondusif. Evan sudah sadar semalam dan pagi ini akan dipindahkan ke ruang inap pasien. Regina terus menemani putranya tanpa ingin meninggalkannya. Sementara, Irena masih kritis dan belum menunjukan tanda-tanda kesadaran. Alisha sudah berada di rumah sakit dengan ditemani oleh Adrian. Saat ini keduanya berada di depan ruang inap Evan, Alisha hanya menatap pria itu dari kaca jendela yang terdapat di pintu. "Kenapa tidak masuk, Sha?" tanya Adrian. Alisha menggeleng. Dia merasa ketakutan, padahal sejak di rumah tadi dia bertekad akan berada di samping pria itu bila sudah di sini. "Masuk saja, temui dia, Sha," titah Adrian. Namun, gadis itu masih ragu. "Sedang apa kalian di sini?" tanya suara berat di belakang mereka,

