Pagi hari di kediaman Widjaya. Suasana di meja makan pagi itu tampak ramai dengan suara denting sendok yang beradu dengan piring. Semua anggota keluarga hadir saat sarapan, terkecuali Evan yang tidak ada di sana. "Kau sudah membicarakan soal mempercepat pertunangan Evan dan Sara pada anak itu?" tanya Abimanyu pada putra sulungnya. "Tentu, Yah. Ayah tidak perlu khawatir, dia sudah mengetahuinya dan tidak keberatan," balas Darius. Perkataan Darius tadi, membuat Irena menghentikan gerakan tangannya yang hendak menyuapkan nasi goreng ke mulutnya. Anna dan Olivia yang melihat itu menatap Irena bersamaan, begitu juga dengan Mariska. Ketiganya menatap Irena dengan pandangan yang sulit diartikan. "Bagus! Aku ingin setelah pertunangan, kemudian pernikahan segera dilangsungkan. Kita tidak

