Hampir Khilaf

1106 Kata

Keesokan paginya, di kediaman orang tua Alisha kembali ramai di meja makan. Sofyan pun nampak senang dengan keberadaan putri dan cucunya, walau hingga saat ini pria paruh baya itu masih belum bisa bersikap lembut pada putri kandungnya. "Ma, Kyara sekolahnya bagaimana?" tanya Kyara sembari menikmati sarapannya. Gadis kecil itu benar-benar khawatir dengan sekolahnya. Alisha yang sedang membuat adonan cake pun menghentikan kegiatannya dan memfokuskan atensinya ke arah sang putri. Seraya berpikir sejenak. "Nanti Opa bantu carikan sekolah yang bagus di sini," ucap Sofyan mencoba menenangkan cucunya. "Gak perlu, Yah. Sha, akan daftarkan Kyara ke program home schooling aja tahun ini, kayaknya udah tanggung kalau daftar sekolah lagi." "Nanti Kyara gak punya teman!" protes Kyara dengan bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN