Evan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, jalanan sore ini tampak padat merayap. Mungkin waktu pulang jam kantor, jadi banyak pegawai yang menuju pulang ke rumah atau mampir ke tempat mana saja. Ponsel yang dia taruh di dekat kenop persneling berdering, tertera nama Sara di sana. Namun, Evan mengabaikannya. Dia merasa risih, mengapa gadis itu selalu menghubunginya terus-menerus. Entah pesan atau panggilan, membuatnya sangat terganggu. Kurang dari empat puluh menit, mobil yang Evan kendarai menepi di depan toko milik Karina. Sebelum turun, Evan melepas jasnya dan melempar ke kursi penumpang di sebelahnya. Setelah itu barulah dia keluar dari mobilnya. Susana di toko saat ini tidak begitu ramai, hanya ada empat pengunjung yang singgah. Seorang gadis yang menjaga kasir tersenyum

