14. Aku Akan Menunggumu

1204 Kata

Cahaya sang mentari terpantul dari kaca jendela dan menyentuh permukaan kulit Olivia. Kehangatan menjalari tubuh wanita berparas elok itu. Kedua kelopak mata yang menyimpan banyak cerita mulai terbuka perlahan. Samar-samar terlihat seorang wanita berpakaian serba putih sibuk membenahi tirai jendela ruangan tempatnya dirawat. Entah karena kelelahan atau begitu bahagia, wanita itu bangun lebih siang dari biasanya. Olivia sangat menikmati petualangannya semalam, sungguh perjalanan singkat yang mendebarkan. Sesekali wanita itu tersenyum, mengingat saat-saat bersama sang dokter. "Selamat pagi, Sayangku," sapa seseorang yang tiba-tiba muncul di balik pintu. "Pagi," jawab kekasih Rehan itu lirih. Olivia menoleh ke sumber suara, bahana seorang wanita yang selalu ia rindukan. Ya, Bella kini be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN