29. Tentang Keluarga

1022 Kata

Hari-hari pun berlalu begitu cepat. Namun, bayangan dan serpihan memori Olivia semakin sering bermunculan. Terus terang, itu sangat mengganggu aktivitasnya. Belum lagi rasa pusing yang seperti sengatan di otak. Akhirnya ia yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan ingtannya. Olivia memutuskan untuk mendatangi psikiater tanpa sepengetahuan Gustin. "Bik, aku pergi sebentar. Tolong jangan katakan hal ini pada Tuanmu, ya," pinta Olivia pada Eve. Sang asisten itu mengangguk patuh, beruntungnya lokasi praktik Gustin agak jauh dari kediaman mereka. Sehingga ia tidak perlu merasa cemas jika majikan wanitanya pergi di saat jam kerja Dokter Gustin. Mungkin nona mudanya itu membutuhkan udara segar sesekali. "Hati-hati di jalan, Non." Eve berseru dari kejauhan, ketika Olivia beranjak pergi.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN