Geo menghentikan mobilnya tepat di depan kantor sang papa. Saat ini juga dirinya harus mendengar penjelasan papanya tentang dokumen yang tadi Siren berikan padanya. Bagaimana bisa sang papa memberikan perusahaan keluarganya kepada papa mertuanya. Geo tau, keluarganya banyak berhutang budi kepada keluarga Siren, bahkan dirinya sudah mengorbankan masa depannya dan menikah dengan Siren. Tapi untuk menyerahkan perusahaan yang dibangun papanya dari nol, jelas Geo tidak terima. Dirinya selama ini berkorban hanya untuk mempertahankan perusahaan itu agar tetap bisa bangkit berdiri dan tidak hancur. Tapi, dengan kepemilikan perusahaan itu bukan lagi milik keluarga, jelas Geo merasa geram, karena semua pengorbanannya akan sia-sia, karena pada akhirnya keluarganya kehilangan perusahaan itu. “Geo!

