Rezky menatap Violet dengan tatapan sendunya. Ia sudah tidak bisa melihat kelembutan di dalam bola mata milik wanita yang sempat menjadi kekasihnya itu, melainkan hanya ada sorot mata kesal dan permusuhan saja. "Vi, kenapa kamu menatapku dengan tatapan seperti itu?" tanya Rezky. Violet membuang wajahnya ke arah lain, dengan d**a yang masih turun naik. Kesabarannya sudah cukup habis diuji oleh Rezky, dan ini sangat menyebalkan saat melihatnya. "Baiklah, aku merasa tidak ada hal yang ingin kamu bicarakan lagi kalau seperti itu," ucap Violet. Violet berjalan untuk meninggalkan Rezky yang masih menatapnya dari jauh, tetapi langkahnya tiba-tiba terhenti ketika mendengar sesuatu. Rezky bisa melihat dengan jelas tidak ada lagi cinta untuknya di mata Violet. Seolah semuanya berubah begit

